Archive for the ‘Budaya’ Category


Galeri Foto Pergelaran Seni Dan Budaya Bojonegoro

Kali ini saya berkesempatan meliput acara Pergelaran Seni dan Budaya Bojonegoro yang dilangsungkan di Gedung Cak Durasim atau biasa juga dikenal sebagai Taman Budaya Surabaya. Gedung yang terletak di Jl. Genteng Kali ini memang biasa digunakan sebagai tempat pementasan seni dan budaya Surabaya dan Jawa Timur. Acara Pergelaran Seni dan Budaya Bojonegoro sendiri mementaskan campur sari, seni tari dan ketoprak. Selain itu, di sekitar gedung juga terdapat berbagai booth yang menjajakan barang kerajinan dan makanan khas Bojonegoro.


Tradisi Pasar Bandeng Masyarakat Gresik

Ada satu tradisi yang sudah berumur ratusan tahun dan masih lestari hingga kini di daerah Gresik, yaitu Pasar Bandeng. Tradisi ini diadakan di akhir bulan Ramadhan, biasanya berlangsung selama dua hari sebelum Hari Raya Idul Fitri setiap tahunnya. Konon kebiasaan mengadakan pasar ini merupakan warisan dari Sunan Giri. Kala itu, sang wali menggiatkan penjualan bandeng untuk mengangkat perekonomian masyarakat Gresik. Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Surabaya ini memang memiliki letak yang dekat dengan Pantai Utara Pulau Jawa sehingga menjadi salah satu pusat tambak udang dan bandeng di Jawa Timur.


Gallery Foto Pawai Budaya Surabaya 2013

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pemkot Surabaya kembali menyelenggarakan Pawai Budaya 2013 untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kota Surabaya. Pawai yang dilaksanakan pada hari Minggu (05/05/2013) ini berlangsung mulai pukul 14.00 WIB di beberapa jalan protokol Kota Pahlawan. Iring-iringan peserta dimulai dari Tugu Pahlawan dan berakhir di Taman Surya. Keramaian ini berhasil menyedot perhatian wisatawan dari Kota Surabaya dan daerah lain di Jawa Timur. Peserta pawai cukup beragam, mulai dari perwakilan berbagai kabupaten di Jawa Timur, instansi pemerintah, perusahaan swasta, sekolah dan kampus, bahkan ada juga perwakilan dari luar propinsi.


Foto-foto Karapan Sapi Madura 2013

Selain menyenangkan untuk ditonton, pertunjukan budaya Karapan Sapi Madura juga sangat cocok untuk hunting foto-foto bagus. Suasana balapan, arena karapan, kecepatan sapi, hingga ekspresi sang joki merupakan objek fotografi yang sangat menarik untuk dieksplorasi. Idealnya berburu foto di sport event seperti ini kamera harus dilengkapi lensa tele zoom yang cepat untuk menangkap momen dari jarak jauh. Namun kalau belum punya juga tidak jadi masalah :). Saya mendatangi Lapangan Skep di Bangkalan berbekal kamera Canon 1100D dengan lensa EFS 18-55 mm. Hasilnya saya suguhkan dalam artikel ini. WARNING: bandwidth killer! 😀


Karapan Sapi: Wisata Budaya Andalan Madura

Madura itu bukan hanya tentang sate, soto, atau garam apalagi carok. Madura itu sesunguhnya punya banyak potensi yang belum digarap dengan maksimal. Hasil perkebunan tembakau dari Sumenep konon yang terbaik kualitasnya di dunia. Cadangan minyak bumi lepas pantai di beberapa daerah Madura juga dikabarkan cukup berlimpah. Pelajar-pelajar dari Pulau Garam ini juga bergantian menghiasi media massa dengan prestasi mereka menjuarai lomba tingkat nasional. Dan bukan hanya itu, Madura juga punya potensi pariwisata yang cukup menjanjikan andai dikelola dengan baik. Puluhan pantai indah membentang dari sisi barat hingga timur pulau. Kerajinan Batik Tulis Madura dengan corak dan warnanya yang berani mulai dikenal dunia. Wisata kuliner pun tak kalah hebatnya. Lalu masih ada Karapan Sapi, wisata budaya yang bisa menjadi andalan menarik minat para pelancong.


3 Tradisi Paskah Unik Di Indonesia

Paskah adalah hari raya keagamaan paling agung bagi umat Kristen, dirayakan untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus pada hari ke-3 setelah Ia disalibkan. Paskah merupakan salah satu hari raya agama Kristen yang tanggalnya berubah-ubah. Biasanya hari raya yang identik dengan Telur Paskah dan Kelinci Paskah ini dirayakan di antara bulan Maret dan April. Di Indonesia terdapat beberapa perayaan Paskah yang cukup unik. Berikut adalah tiga di antaranya.


Foto-foto Unik dan Menarik Dari Pawai Ogoh-Ogoh Surabaya

Walaupun harus berlari-lari di bawah terik sinar matahari yang membakar kulit, saya tetap semangat menjepret momen demi momen di acara Pawai Ogoh-ogoh Surabaya yang diadakan di Tugu Pahlawan. Pawai Ogoh-ogoh di Kota Pahlawan ini memang dilangsungkan siang hari bukan sore menjelang malam seperti di Bali. Sekitar 11 raksasa berwajah menyeramkan siang itu di arak mengelilingi Tugu Pahlawan. Patung-patung berukuran besar itu adalah perwujudan Buta Kala sebagai lambang kejahatan, nantinya mereka akan dibakar sebagai simbol kalahnya kejahatan.


Pawai Ogoh-ogoh Di Tugu Pahlawan, Surabaya

Setelah sehari sebelumnya menyaksikan Upacara Melasti di Pura Agung Jagat Karana, Senin (11/03/2013) yang lalu saya kembali menyempatkan diri untuk melihat pawai Ogoh-ogoh di Tugu Pahlawan, Surabaya. Jika di Bali Ogoh-ogoh diarak sore hari menjelang malam, maka di Surabaya sedikit agak berbeda. Pawai Ogoh-ogoh di Kota Pahlawan dilakukan di siang hari. Pasalnya rombongan harus kembali ke pura asalnya masing-masing pada sore harinya. Itu sebabnya juga tidak ada pembakaran Ogoh-ogoh karena acara itu akan dilangsungkan di daerah asalnya.


Upacara Melasti Di Pura Agung Jagat Karana, Surabaya

Tiga atau dua hari menjelang Hari Raya Nyepi, umat Hindu biasanya melakukan upacara Melasti. Melasti adalah upacara untuk menyucikan manusia dan alam dari segala kotoran (leteh). Pada hari ini umat Hindu beramai-ramai mendatangi pura dan mengarak segala sarana persembahyangan yang ada di pura ke danau atau pantai. Umat Hindu percaya bahwa pantai dan danau merupakan sumber air suci (tirta amerta) yang bisa menyucikan kotoran di dalam diri manusia dan alam. Arak-arakan umat yang membawa segala sarana persembahyangan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Itu sebabnya Bali sangat ramai menjelang Hari Raya Nyepi.


Wisata Sejarah ke Benteng Somba Opu di Makassar

Awalnya saya berpikir bahwa Benteng Somba Opu itu akan tampak gagah seperti Benteng Ujung Pandang (Fort Rotterdam) yang sudah saya kunjungi sebelumnya. Ternyata saya salah besar. Saya tidak menemukan bangunan dengan tembok super tebal di benteng ini. Saya juga tidak melihat bangunan dengan bentuk menyerupai benteng kebanyakan. Benteng Somba Opu itu juga ternyata sangat luas, jauh melebihi luas Fort Rotterdam. Mungkin karena faktor luas itu lah mengapa saya tidak melihat bangunan seperti benteng pada umumnya.

| Copyright © 2012 - Loewyi Simple Themes All Rights Reserved | Created By loewyi