Archive for March, 2014


Masjid Agung Sumenep, Masjid Tertua Di Madura

Tak jauh dari Keraton Sumenep terdapat satu bangunan unik yang menjadi salah satu daya tarik wisata di kota ini. Masjid Agung Sumenep namanya, terkadang dikenal pula sebagai Masjid Jamik Sumenep. Tembok bagian depannya tampil sangat megah berhiaskan gapura dengan warna cat yang sangat mencolok. Perpaduan warna kuning, hijau, dan putih membalut pagar pelindung itu dengan cantik. Warna yang digunakan masyarakan Madura memang cenderung lebih berani bila dibandingkan dengan warna di Jawa yang lebih kalem.


Tak Hanya Jogja, Sumenep Juga Punya Keraton

Kota dan Kabupaten Sumenep terletak di bagian paling timur dari Pulau Madura. Pas banget di ujung kalau dilihat di peta. Cara terbaik mengelilingi Madura adalah dengan mengunjungi Sumenep. Kok bisa? Pasalnya saat ini hanya ada satu sarana transportasi untuk menyambangi kota ini, yaitu lewat jalan darat. Perjalanan dimulai dari Kabupaten Bangkalan lalu membelah dua kabupaten lainnya, Sampang dan Pamekasan, sebelum akhirnya tiba di Sumenep.  Jadi pas sampai di Kota Sumenep, secara otomatis sudah berkeliling pulau.


Adu Ketahanan Fisik Di Lomba Lintas Alam Lindri Landrock 2014

“Kita ga dapat kursi, Bang!” seru Wahyu begitu aku tiba di Stasiun Kota Surabaya. Aku sempat tak percaya mendengar kabar itu. Sepengetahuanku, PT Kereta Api Indonesia sudah tak lagi menjual tiket untuk penumpang berdiri. Apa mungkin itu hanya berlaku untuk kereta jarak jauh? Bisa jadi. Selama ini aku belum pernah naik kereta untuk jarak yang cukup dekat. Tapi ya sudahlah, toh jarak Surabaya ke Tulungagung juga tak terlalu jauh. Menurut keterangan yang tertera di tiket, kereta yang kami tumpangi akan tiba pukul 15.00 WIB. Keberangkatan dari Surabaya sendiri dijadwalkan pukul 10.30 WIB.


Gunung Kelud Dalam Kenangan Sebelum Erupsi 2014

Di awal tahun 2014 ini kita semua dikejutkan dengan letusan Gunung Kelud. Walaupun tak sedahsyat letusan-letusan sebelumnya, debu vulkanik yang dikeluarkan Kelud kali ini menyebar hingga ke seluruh penjuru Pulau Jawa. Tak tanggung-tanggung semua bandara di Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Yogyakarta terpaksa ditutup karena landasan pacu ditutupi abu yang cukup tebal. Ribuan jiwa penduduk yang hidup di sekitar Gunung Kelud mulai dari Kediri, Malang, hingga Tulung Agung harus mengungsi. Meninggalkan kampung dan rumahnya. Menelantarkan ladang dan ternaknya.

| Copyright © 2012 - Loewyi Simple Themes All Rights Reserved | Created By loewyi