Archive for April, 2013


Karapan Sapi: Wisata Budaya Andalan Madura

Madura itu bukan hanya tentang sate, soto, atau garam apalagi carok. Madura itu sesunguhnya punya banyak potensi yang belum digarap dengan maksimal. Hasil perkebunan tembakau dari Sumenep konon yang terbaik kualitasnya di dunia. Cadangan minyak bumi lepas pantai di beberapa daerah Madura juga dikabarkan cukup berlimpah. Pelajar-pelajar dari Pulau Garam ini juga bergantian menghiasi media massa dengan prestasi mereka menjuarai lomba tingkat nasional. Dan bukan hanya itu, Madura juga punya potensi pariwisata yang cukup menjanjikan andai dikelola dengan baik. Puluhan pantai indah membentang dari sisi barat hingga timur pulau. Kerajinan Batik Tulis Madura dengan corak dan warnanya yang berani mulai dikenal dunia. Wisata kuliner pun tak kalah hebatnya. Lalu masih ada Karapan Sapi, wisata budaya yang bisa menjadi andalan menarik minat para pelancong.


Berwisata Ke Mercusuar Peninggalan Belanda Di Bangkalan

Indonesia itu sesungguhnya kaya akan peninggalan bangunan bersejarah. Salah satunya adalah sebuah mercusuar peninggalan Belanda di Bangkalan, Pulau Madura. Mercusuar ini dibangun pada masa pemerintahan Raja Z.M. Willem III. Menurut plat yang masih tertempel di menara suar ini, pembangunan selesai dilakukan pada tahun 1879. Artinya bangunan ini sudah berdiri selama 134 tahun. Hebatnya mercusuar ini masih berfungsi dengan baik hingga kini. Ketika malam tiba, lampu-lampu di puncak menaranya dengan setia menerangi puluhan hingga ratusan kapal yang mengarungi Selat Madura.


Post Cards From Thailand

Seorang sahabat saya yang magang di Kedubes RI di Kota Bangkok, Thailand kebetulan baru saja pulang beberapa waktu yang lalu. Tanpa disangka ternyata dia juga bawa oleh-oleh untuk saya. Hebatnya lagi dia rela mengirimkan oleh-oleh itu dari Surabaya ke Madura. Dibungkus dengan kertas kado berbentuk kemeja yang dilipat dengan rapi, paket itu akhirnya sampai juga di kontrakan hari Minggu beberapa waktu yang lalu. Awalnya saya kebingungan juga saat hendak membukanya. Sayang rasanya jika harus merobek-robek kertas pembungkusnya yang dibentuk sedemikian rupa. Sampai saat ini saya masih tidak habis pikir bagaimana cara membuat pembungkus kado yang super kreatif seperti itu.

| Copyright © 2012 - Loewyi Simple Themes All Rights Reserved | Created By loewyi