Istimewanya Sunset Di Atas Feri Penyeberangan Selat Madura

Selama hampir tujuh tahun tinggal di Pulau Madura, saya sudah menyeberangi Selat Madura entah berapa ratus kali. Baik itu menggunakan kapal feri maupun melalui Jembatan Suramadu. Awalnya dulu pilihan penyeberangan Surabaya-Madura hanya menggunakan feri. Kala itu jalur ini sangat ramai, kadang para pengguna jasa feri harus mengantri sampai berjam-jam. Biasanya keadaan seperti ini akan semakin parah tatkala hari-hari besar tiba. Tapi itu dulu sebelum Jembatan Suramadu beroperasi. Kini penyeberangan lewat feri tidak seramai dulu lagi. Selain lebih murah, menyeberang lewat Jembatan Madura juga jauh lebih cepat.

Sunset Selat Madura 002

Kala senja menjelang di Pelabuhan Kamal

Walaupun demikian, sebenarnya ada keistimewaan yang ditawarkan penyeberangan menggunakan feri dibandingkan jika kita lewat Jembatan Suramadu. Di kapal feri kita bisa duduk tenang sambil menikmati sepoinya angin laut yang bertiup. Waktu menunggu kapal yang mungkin agak lama bahkan bisa kita manfaatkan untuk tidur-tiduran. Hitung-hitung mengambil sedikit waktu untuk mengistirahatkan tubuh yang lelah setelah menempuh perjalanan panjang.

Sunset Selat Madura 001

Indahnya sunset di Selat Madura

Selain itu, kita juga dapat menyaksikan istimewanya pemandangan sunsetΒ di Selat Madura jika kebetulan menyebrang di sore hari. Saya pribadi sebagai seorang pengagum sunsetΒ (matahari terbenam)Β selalu memilih jadwal penyeberangan sore sekitar pukul 05.00 WIB. Menyebrang lah dari Madura ke Surabaya. Jika sebaliknya, kita mungkin perlu mencari jadwal penyeberangan sedikit lebih awal dari Surabaya. Sehingga ketika matahari mulai terbenam kita sedang berada di tengah Selat Madura.

Sunset Selat Madura 005

Rona merah di ufuk barat

Sunset Selat Madura 004

Kapal-kapal dan pegunungan di kejauhan

Pemandangan lampu-lampu dari kapal-kapal besar yang sedang membuang sauhnya di Selat Madura maupun Pelabuhan Tanjung Perak kala malam mulai menjelang juga tak kalah indahnya untuk dinikmati. Saya sangat menyarankan teman-teman yang baru pertama kali ke Madura untuk menyeberang menggunakan feri saat pulang. Alasannya tentu saja keindahan yang sayang sekali untuk dilewatkan ini.

Sunset Selat Madura 008

Kapal pengangkut kontainer yang sedang berlabuh

Sunset Selat Madura 010

Barisan kapal di sore hari menjelang malam

Keindahan ini bahkan masih akan berlanjut ketika malam tiba. Saat kapal feri yang kita tumpangi akan berlabuh di Pelabuhan Ujung Perak, barisan kapal-kapal motor penumpang yang sedang menaik-turunkan penumpang akan tampak dengan jelas. Salah satu bangunan kantor Pelabuhan Tanjug Perak yang merupakan peninggalan Belanda akan membawa kita seolah-olah sedang berada di masa penjajahan dulu. Saya selalu rela untuk berdiri di anjungan atau sisi kapal demi menyaksikan semua romantisme Selat Madura ini.

Sunset Selat Madura 011

Tanjung Perak tepi laut

Pemandangan matahari terbenam di Selat Madura memang akan membuat siapapun selalu merindukan suasana penyeberangan menggunakan kapal feri. Mereka yang menyukai fotografi landscapeΒ pun dijamin tidak akan rugi jika mengunjungi Pulau Madura lalu pulang lewat kapal. Selain bisa memotret sunset, para fotografer juga akan mendapatkan kesempatan untuk menjajal fotografi malam dari atas kapal. Ayo berkunjung ke Madura πŸ™‚

About The Author "rotyyu"

Komentar Facebook:

26 thoughts on “Istimewanya Sunset Di Atas Feri Penyeberangan Selat Madura

  1. Aku juga punya gambar sore hari di pelabuhan kamal, Apik sekali !
    Iri berat ne, kapan-kapan aku buat kisah serupa kalau ke surabaya naik kapal

    • Fendi: Monggo mas, dibuatkan juga kisahnya. Saya akan senang sekali membacanya. Tidak perlu iri karena kita bisa setiap hari melintasi Selat Madura πŸ˜€

  2. foto2nya bagus bagus mas…
    tapi kalo boleh ngasih sedikit masukan, horizonnya di luruskan dulu, biar gak kliatan kaya tumpah air lautnya..hehehe
    kalo horizonnya lurus, jadi makin bagus deh foto2 sunsetnya…

  3. hmm slow traveling..
    kadang kalau lagi pergi2 suka buru2 ngejar kuantitas ya.
    Pergi ke tempat tujuan sebanyak2nya.. tapi lupa santai menikmati dan berinteraksi dengan sekitar

    • Fahmi: Kapal feri tetap beroperasi kok. Walaupun sekarang sudah tidak seramai dulu lagi. Per hari paling 3-4 kapal yang beroperasi, menjelang malam sudah tinggal 2 aja.

    • Niyasyah: Hahahaha, ini kan memang sengaja hunting foto sunset. Kalau pas lewat naik kapal doang, paling dinikmati aja ga pake jepret πŸ™‚

Leave a Reply to Wahyu Alam Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

| Copyright © 2012 - Loewyi Simple Themes All Rights Reserved | Created By loewyi