Cerita Tiket Promo Merpati Yang Dibatalkan Itu

Akhir tahun kemarin saya senang sekali ketika mendapat informasi ada promo Bang Jan (Terbang Januari) dari maskapai penerbangan Merpati. Apalagi Pulau Lombok yang menjadi salah satu tempat yang ingin saya kunjungi di tahun 2013 termasuk dalam rute yang mendapatkan tarif promo. Harga tiket promo Merpati tersebut juga sungguh menggoda, sangat murah dan ramah sekali untuk backpacker berdompet tipis seperti saya :D. Seketika saya langsung menghubungi beberapa orang teman yang juga berminat backpacking ke Lombok. Singkat cerita akhirnya saya memesan dua tiket promo Surabaya-Lombok PP.

Seharusnya saya sudah mendaratkan kaki dengan gagah di Pulau Lombok yang eksotis itu jika saja Merpati tidak membatalkan tiket promo yang sudah saya pesan dari akhir tahun 2012 yang lalu. Namun apa hendak dikata, sekitar akhir bulan Desember 2012 saya mendapatkan email dan sms pemberitahuan dari Merpati bahwa tiket promo ke Lombok tersebut tidak jadi terbang. Tidak ada penjelasan dalam email tentang alasan pembatalan tiket itu. Refund dapat dilakukan dengan mendatangi langsung kantor cabang Merpati terdekat dengan membawa tiket dan KTP.

Karena sedikit kesal dengan pembatalan ini, saya baru melakukan refund tiket promo tersebut akhir bulan Februari yang lalu. Saya harus menyebrangi Selat Madura untuk mendatangi Kanto Cabang Merpati Surabaya di Jl. Darmo sana. Proses refund sendiri cukup mudah, saya hanya menyerahkan tiket dan KTP ke mbak cantik yang bertugas siang itu. Setelah menunggu sekitar 5 menit, saya mendapatkan kembali uang yang saya transfer ke rekening Merpati pada saat pembelian tiket. Saya sempat bertanya ke mbak petugas tentang alasan pembatalan, jawabannya karena ada kerusakan pada pesawat dan harus diperbaiki.

Yang membuat saya tidak habis pikir, mengapa dalam kondisi seperti ini konsumen seperti tidak berdaya untuk melakukan sesuatu. Coba kalau konsumen yang membatalkan tiket jauh-jauh hari, sepertinya akan ada pemotongan biaya pada saat melakukan refund. Mengapa kalau maskapai yang telat menerbangkan pesawatnya (delay), kita para penumpang harus setia menunggu? Sedangkan kalau penumpang yang telat, langsung ditinggal? Memang kalau dipikir-pikir lagi, saya tidak mengalami kerugian apapun. Toh uang saya kembali seutuhnya. Tapi coba dipikir lagi, saya harus meluangkan waktu untuk berburu tiket promo itu. Saya juga mungkin saja sudah mengajukan cuti di kantor. Bahkan mungkin, saya pun sudah menyusun itenary perjalanan di Lombok. Lebih parah lagi kalau saya sudah terlanjur memesan hotel/penginapan dengan membayar uang muka. Mmm.. tapi ya sudah lah…

About The Author "rotyyu"

Komentar Facebook:

4 thoughts on “Cerita Tiket Promo Merpati Yang Dibatalkan Itu

  1. Hem kenapa ya akuu sering mendapati keluhan dalam sebuah postingan tentang maskapai-maskapai di Indonesia yang mengecewakan daripada membanggakan…apa yang salah ya dengan negeri ini?

    • MdarulM: Itu memang kenyataan dul, kualitas layanan maskapai penerbangan dlm negeri msh sangat mengecewakan. Dulu pernah naik Batavia Air, pesawat delay diberitahu lewat telpon sejam sebelum boarding ya percuma saja wong aku udah di bandara.

  2. saya gak pernah ambil tiket promo merpati~~ kualitasnya masih dipertanyakan 😐 biasa sih, kinerja perusahaan plat merah emang gitu, kalaupun promo, paling cuma berani ambil tiket promonya garuda indonesia, yang udah jelas kualitasnya 🙂

    • Fahmi: Waktu itu sih tergoda banget karena harganya sangat murah, ditambah lagi jargon manajemen Merpati yg baru dibawah Meneg BUMN yg baru. Kirain ga bakal seperti ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

| Copyright © 2012 - Loewyi Simple Themes All Rights Reserved | Created By loewyi