Pawai Ogoh-ogoh Di Tugu Pahlawan, Surabaya

Setelah sehari sebelumnya menyaksikan Upacara Melasti di Pura Agung Jagat Karana, Senin (11/03/2013) yang lalu saya kembali menyempatkan diri untuk melihat pawai Ogoh-ogoh di Tugu Pahlawan, Surabaya. Jika di Bali Ogoh-ogoh diarak sore hari menjelang malam, maka di Surabaya sedikit agak berbeda. Pawai Ogoh-ogoh di Kota Pahlawan dilakukan di siang hari. Pasalnya rombongan harus kembali ke pura asalnya masing-masing pada sore harinya. Itu sebabnya juga tidak ada pembakaran Ogoh-ogoh karena acara itu akan dilangsungkan di daerah asalnya.

Upacara Tawur Kesanga

Tawur Kesanga sebelum pawai

Sebelum pawai Ogoh-ogoh dimulai, pagi harinya terlebih dahulu dilaksanakan Upacara Tawur Kesanga. Acara ini dipusatkan dibagian dalam Tugu Pahlawan. Upacara ini adalah salah satu rangkaian acara untuk menyambut Hari Raya Nyepi yang dilaksanakan tepat sehari sebelum Nyepi. Tawur Kesanga diadakan untuk memohon kepada Yang Maha Esa agar keseimbangan di alam semesta dapat terjaga sehingga dapat memberikan kesejahteraan bagi umat manusia.

Ritual Penyucian Ogoh-ogoh

Ogoh-ogoh dibersihkan dengan air suci

Penyucian Buta Kala Ogoh-ogoh

Ritual penyucian Ogoh-ogoh

Selain ritual sembahyang, rangkaian Upacara Tawur Kesanga juga melibatkan ritual penyucian Ogoh-ogoh yang merupakan perwujudan Buta Kala sebagai simbol kejahatan. Selepas semua acara ritual selesai digelar, Ibu Tri Rismaharini selaku Walikota Surabaya berkesempatan hadir untuk memberikan sambutan dan ucapan selamat bagi seluruh Umat Hindu Jawa Timur yang hadir dalam acara ini. Selain itu, walikota juga diberi kehormatan untuk melepas Ogoh-ogoh yang akan diarak keliling Tugu Pahlawan.

Ogoh-ogoh Surabaya

Pawai Ogoh-ogoh di Surabaya

Ogoh-ogoh

Ogoh-ogoh yang bikin bergidik

Sama seperti Upacara Melasti di Pantai Arafuru sehari sebelumnya, pawai Ogoh-ogoh ini juga dimeriahkan oleh beberapa rombongan Umat Hindu dari berbagai daerah di Jawa Timur. Setiap rombongan datang dengan setidaknya satu Ogoh-ogoh. Kehadiran Ogoh-ogoh dan rombongan pengiringnya ini cukup mampu menyedot perhatian warga Surabaya yang melintas maupun yang tinggal di daerah sekitar Tugu Pahlawan. Untungnya aparat keamanan dari Polres Surabaya dibantu Pecalang (polisi adat) cukup sigap mengantisipasi keramaian sehingga kemacetan dapat diminimalisasi.

Ogoh-ogoh dari Kenjeran

Ogoh-ogoh dari Kenjeran

Selain Ogoh-ogoh, pawai juga dimeriahkan Reog Ponorogo. Kehadiran Reog menambah meriah suasan pawai. Bahkan tahun kemarin, pawai ini juga dimeriahkan oleh atraksi Barongsai yang sayang sekali tahun ini tidak ikut serta.

Reog Ponorogo

Reog Ponorogo

Pawai Ogoh-ogoh di Tugu Pahlawan ini sendiri diharapkan akan menjadi kalender pariwisata tahunan di Kota Surabaya. Semoga saja bisa menjadi kenyataan ya. Selain memperkaya khasanah kebudayaan di Surabaya, kegiatan ini juga dapat menjadi daya tarik wisata tersendiri.

About The Author "rotyyu"

Komentar Facebook:

2 thoughts on “Pawai Ogoh-ogoh Di Tugu Pahlawan, Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

| Copyright © 2012 - Loewyi Simple Themes All Rights Reserved | Created By loewyi