Menanti Bekantan di Hutan Mangrove Margomulyo, Balikpapan

Objek wisata Hutan Mangrove Margomulyo terletak di Kecamatan Margomulyo, Balikpapan Barat. Lokasinya berada di belakang SMA Negeri 8 Balikpapan. Jaraknya hanya sekitar 9 km dari pusat kota. Sayangnya belum ada akses angkutan kota menuju lokasi. Salah satu alternatif adalah menggunakan jasa tukang ojek dari Pasar Inpres Kebun Sayur. Jangan lupa untuk membuat kesepakatan dulu dengan tukang ojeknya, termasuk apakah dia akan menunggu kita di depan pintu masuk atau tidak. Kalau belum terlalu sore biasanya di sekitar pintu masuk selalu ada tukang ojek yang mangkal, jadi tidak perlu khawatir masalah transportasi kembali ke kota.

Bakau yang baru ditanam

Bakau yang baru ditanam

Di hutan bakau ini kita dapat berkeliling menggunakan jembatan yang terbuat dari Kayu Ulin. Jembatan ini benar-benar akan membawa pengunjung berkeliling hutan karena bentuknya yang dirancang menjangkau hampir semua sudut hutan. Di beberapa lokasi kita bisa menemukan tempat berteduh seperti gubuk dan menara pandang. Dari atas menara pandang kita bisa melihat hutan mangrove ini ke segala penjuru. Di beberapa lokasi juga terlihat pohon-pohon bakau yang baru saja ditanam lengkap dengan nama penanamnya.

Jembatan Kayu Ulin

Jembatan Kayu Ulin

Hutan mangrove ini paling banyak dikunjungi di sore hari. Warga sekitar terutama anak-anak memanfaatkan hutan ini untuk bermain-main. Mereka berinteraksi dengan alam di usia muda. Semoga saja di masa dewasanya nanti mereka akan menyadari arti pentingnya hutan ini dan bisa menjaganya agar tetap lestari.

Anak-anak bermain di hutan mangrove

Anak-anak bermain di hutan mangrove

Lokasi ini juga banyak digunakan oleh fotografer untuk berburu foto-foto eksotis dengan model-model cantik. Saat saya jalan-jalan ke hutan mangrove ini, ada beberapa kelompok fotografi yang sibuk mengabadikan foto dengan kamera masing-masing. Hutan ini memang spot yang sangat bagus untuk para fotografer.

Sungai di Hutan Mangrove Margomulyo

Sungai di Hutan Mangrove Margomulyo

Namun di atas itu semua, atraksi utama di Hutan Mangrove Margomulyo sebenarnya adalah kawanan hewan bernama Bekantan. Bekantan atau dalam nama ilmiahnya Nasalis larvatus adalah monyet endemik yang hanya hidup di hutan-hutan Kalimantan. Ciri-ciri khas Bekantan terletak pada hidungnya yang panjang dan rambut di tubuhnya berwarna coklat kemerahan (Sumber: Wikipedia). Sayangnya saya tidak beruntung, kawanan Bekantan yang saya nanti-nanti tidak kunjung menampakkan diri.

Nama latin pohon bakau

Pohon dilengkapi dengan nama ilmiah

Mungkin kawanan Bekatannya masih malu-malu, mungkin lain kali jika saya backpacking lagi ke Balikpapan mereka akan menampakkan diri. Atau mungkin saya akan bertemu Bekantan di tempat lain. Kalau jodoh tak ke mana toh?

About The Author "rotyyu"

Komentar Facebook:

One thought on “Menanti Bekantan di Hutan Mangrove Margomulyo, Balikpapan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

| Copyright © 2012 - Loewyi Simple Themes All Rights Reserved | Created By loewyi