Martapura, Kotanya Para Pendulang Intan

Di hari terakhir jalan-jalan di Kota Banjarmasin, saya menyempatkan diri untuk mampir ke Martapura. Kota ini terkenal karena kerajinan intan berkualitas dan tambang intan tradisional yang tersebar di beberapa wilayahnya. Satu kesalahan besar kalau saya sudah jauh-jauh datang ke Banjarmasin tanpa mengunjungi Kota Intan ini. Dari hotel tempat saya menginap di Banjarmasin terlebih dulu harus ke terminal pal 6 dilanjutkan dengan angkutan lain jurusan bandara dan Martapura. Perjalanan dari Banjarmasin hingga Martapura ditempuh sekitar sejam, namun bisa juga lebih. Saya sendiri sempat tertidur di dalam angkutan.

Pasar Intan Cahaya Bumi Selamat

Pasar Intan Cahaya Bumi Selamat, Martapura

Menurut Wikipedia, awalnya Martapura memiliki nama Kayutangi di masa pemerintahan Kesultanan Banjar dan kala itu berperan sebagai ibu kota. Jika di luar Kalimantan kota ini terkenal sebagai Kota Intan, maka di Kalimantan kota ini juga terkenal sebagai Kota Santri. Sebabnya di kota ini terdapat Pesantren Darussalam yang cukup terkenal di seantero bumi Borneo. Angkutan yang saya tumpangi akhirnya parkir di dekat Pasar Intan Cahaya Bumi Selamat. Di sinilah pusat penjualan intan yang dihasilkan oleh para penambang di Martapura. Ada banyak kios yang menawarkan batu permata dengan ukuran, bentuk, kualitas, dan harga yang bervariasi.

Penjual pakaian di Pasar Intan Martapura

Penjual pakaian di Pasar Intan Martapura

Selain penjual intan kita juga dapat menemukan pedagang pakaian dan kain tenun khas Banjar di pasar ini. Karena dari awal memang tidak tertarik membeli intan, saya lebih banyak menghabiskan waktu berkeliling sekedar window shopping. Hingga akhirnya saya kepincut juga dengan kain tenun khas Banjar yang rencananya akan saya jadikan oleh-oleh untuk Ibu tercinta :). Pemburu suvenir dan pernak-pernik khas Banjar juga tidak akan kecewa kalau hunting di tempat ini. Ada banyak pilihan yang tersedia.

Suvernir khas Martapura

Suvernir khas Martapura

Tidak jauh dari pasar ini berdiri megah Masjid Al-Karomah dengan gaya arsitektur yang mirip dengan masjid-masjid di Arab.  Masjid ini unik karena tidak seperti kebanyakan masjid lain di Indonesia kubahnya dicat dengan warna-warni yang cukup cerah. Menaranya juga menampilkan gaya arsitektur yang tidak biasa. Jangan lupa mampir dan mungkin mejalankan ibadah shalat di sini jika sedang berada di Martapura.

Masjid Karomah Martapura

Masjid Karomah Martapura

About The Author "rotyyu"

Komentar Facebook:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

| Copyright © 2012 - Loewyi Simple Themes All Rights Reserved | Created By loewyi