Posts Tagged with ‘Wisata’


Uniknya Kasur Pasir Dari Desa Legung Sumenep

Hujan yang mengguyur Sumenep siang itu mulai reda. Namun langit masih saja kelabu. Awan-awan hitam tak bosan-bosannya menggantung di atas sana. Kami berlima beranjak dari rumah menuju mobil sewaan yang terparkir di pinggir jalan. Mesinnya menderu keras seiring kunci kontak diputar dan pedal gas diinjak sang supir. Roda-roda mobil itu lalu mulai menggilas sisa-sisa air hujan di aspal. Menimbulkan cipratan-cipratan kecil di sepanjang jalan. Tak lupa mereka meninggalkan jejak yang membelah hitamnya jalanan, sebelum akhirnya menghilang lalu muncul kembali saat mobil-mobil lainnya lewat.


Tak Ada Keraton Yogyakarta, Pinggirannya Pun Jadi

“Keratonnya sudah tutup dek!” seru salah satu tukang becak yang sore itu mangkal di depan pintu masuk Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. “Kalau mau, ayo saya antarkan keliling tempat-tempat yang ada di seputaran keraton,” lanjut bapak itu. Tempat-tempat yang dia maksud adalah Museum Kereta Yogyakarta, Alun-alun Kidul, Taman Sari, dan beberapa tempat yang ada di sekitar keraton yang masih memungkinkan untuk dikunjungi meskipun keraton sudah tutup. Namun saya tak menghiraukan tawaran si bapak. Sudah menjadi rahasia umum, tukang becak di sini ujung-ujungnya akan membawa pengunjung ke toko oleh-oleh yang kemungkinan besar sudah bekerja sama dengannya. Lagi pula saya selalu menikmati berkeliling dengan jalan kaki.


Bukti Keistimewaan Yogyakarta di Museum Benteng Vredeburg

Saya harus berjalan kaki dari Pasar Beringharjo lantaran parkir di dekat Benteng Vredeburg pagi itu sudah cukup penuh. Jaraknya memang tak terlalu jauh, apalagi hari itu saya tak sendirian. Saya bersama lima orang teman berniat mengelilingi Kota Yogyakarta seharian penuh sebelum kembali ke Surabaya. Tujuan pertama kami pagi itu adalah Museum Benteng Vredeburg. Menurut salah seorang teman yang sudah tinggal cukup lama di Jogja, saya harus mengunjungi benteng ini kalau mau tahu lebih banyak tentang keistmewaan Yogyakarta dalam sejarah perjuangan Indonesia.


Wisata Kuliner Jogja: Ayam Geprek Super Pedas

Yang namanya pelancong/backpacker/traveler itu ya, seharian pasti jalan melulu. Mereka tak akan hentinya mengeksplorasi satu daerah yang sedang dikunjungi. Semua tempat bakal dikunjungi, mulai dari yang sudah populer sampai yang belum pernah dilihat orang lain. Ada yang merencanakannya dengan apik namun ada pula yang lebih memilih jalan tanpa rencana. Mereka yang terakhir ini menikmati sensasi tersesat di suatu wilayah sebagai suatu pengalaman tak terlupakan. Pilihan mana pun yang sobat pejalan pilih, jangan sampai lupa deh ngisi perut pada waktunya. Bukan hanya mata, hati, dan otak kita yang perlu diisi pada saat melancong, perut juga berhak mendapatkan asupannya.


Ngegembel di Gunung Lawu

Ngegembel di Gunung Lawu adalah pengalaman yang cukup menarik ketika saya dan teman-teman tim pendakian gunung penuh misteri dan mistis itu telah turun dan hendak melanjutkan perjalanan pulang ke Madiun sebagai tempat transit ke Surabaya (sebagian ke Bojonegoro). Awal cerita sebenarnya sudah diplot pada saat kedatangan kami di Cemoro Sewu sebagai pintu masuk ke Lawu. Ongkos angkot dari Terminal Plaosan di Magetan menuju Cemoro Sewu yang di luar dugaan itu lah yang menjadi sebab musababnya. Saat akan membayar ongkos, salah seorang teman saya bertanya ke supir angkotnya “Berapa Mas?”, “Seratus ribu Mas..” balas si supir tanpa rasa bersalah. Seperti disambar geledek di siang bolong, jawaban itu sontak membuat kami berempat terkejut dan saling bepandangan. Kami tak percaya akan semahal itu.


4 Tempat Yang Ingin Saya Kunjungi di 2013

Dari dulu saya sudah menyenangi kegiatan yang bernama traveling atau backpacking atau jalan-jalan atau wisata. Hanya saja sekarang saya ingin naik kelas. Dulu paling hebat saya jalan-jalan di sekitar Jawa Timur, propinsi di mana saya berdomisili kini. Dulu jalan-jalannya juga hanya sambilan menjalankan program kerja UKM di kampus. Sekarang saya ingin menjelajah Indonesia lebih jauh lagi. Saya ingin mengenal Indonesia lebih dekat lagi. Saya ingin keluar dan menikmati alam Nusantara. Saya ingin tahu lebih banyak tentang kebudayaan suku-suku bangsa di Nusantara. Saya ingin meningkatkan rasa cinta pada negeri ini.


7 Gunung Tertinggi di Indonesia

Percaya atau tidak, kita hidup di atas lingkaran cincin api yang membentang dari barat hingga timur negeri ini. Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki banyak sekali gunung berapi yang masih aktif. Negeri ini rawan mengalami bencana letusan gunung dan gempa bumi karena letak geografisnya yang berada di jalur pegunungan aktif. Kadang saya berpikir, ini adalah anugerah sekaligus kutukan untuk negeri kita. Keberadaan gunung berapi tersebut dapat sewaktu-waktu menimbulkan bencana. Letusan yang disertai lahar dan semburan debu panas bisa menewaskan apa saja yang diterjangnya. Namun semburan abu vulkanik juga menjadikan negeri ini subur luar biasa.


Menanti Matahari Terbenam di Pantai Losari

Matahari terbenam atau sunset merupakan salah satu keindahan fenomena alam yang sangat saya kagumi. Saya selalu takjub bagaimana alam memberikan pertunjukan warna yang sangat magis di ufuk barat tatkala Sang Mentari turun ke peraduannya. Kombinasi warna-warni merah, kuning keemasan, dan jingga menghiasi langit menyajikan tontonan yang memanjakan mata. Bagi saya pribadi, sunset adalah momen yang sangat menenangkan. Ada suatu kedamaian tersendiri saat menyaksikannya. Dan pantai merupakan salah satu tempat yang paling pas untuk menanti matahari terbenam.

| Copyright © 2012 - Loewyi Simple Themes All Rights Reserved | Created By loewyi