Posts Tagged with ‘Jawa Timur’


Gallery Foto Pawai Budaya Surabaya 2013

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pemkot Surabaya kembali menyelenggarakan Pawai Budaya 2013 untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kota Surabaya. Pawai yang dilaksanakan pada hari Minggu (05/05/2013) ini berlangsung mulai pukul 14.00 WIB di beberapa jalan protokol Kota Pahlawan. Iring-iringan peserta dimulai dari Tugu Pahlawan dan berakhir di Taman Surya. Keramaian ini berhasil menyedot perhatian wisatawan dari Kota Surabaya dan daerah lain di Jawa Timur. Peserta pawai cukup beragam, mulai dari perwakilan berbagai kabupaten di Jawa Timur, instansi pemerintah, perusahaan swasta, sekolah dan kampus, bahkan ada juga perwakilan dari luar propinsi.


Foto-foto Karapan Sapi Madura 2013

Selain menyenangkan untuk ditonton, pertunjukan budaya Karapan Sapi Madura juga sangat cocok untuk hunting foto-foto bagus. Suasana balapan, arena karapan, kecepatan sapi, hingga ekspresi sang joki merupakan objek fotografi yang sangat menarik untuk dieksplorasi. Idealnya berburu foto di sport event seperti ini kamera harus dilengkapi lensa tele zoom yang cepat untuk menangkap momen dari jarak jauh. Namun kalau belum punya juga tidak jadi masalah :). Saya mendatangi Lapangan Skep di Bangkalan berbekal kamera Canon 1100D dengan lensa EFS 18-55 mm. Hasilnya saya suguhkan dalam artikel ini. WARNING: bandwidth killer! 😀


Karapan Sapi: Wisata Budaya Andalan Madura

Madura itu bukan hanya tentang sate, soto, atau garam apalagi carok. Madura itu sesunguhnya punya banyak potensi yang belum digarap dengan maksimal. Hasil perkebunan tembakau dari Sumenep konon yang terbaik kualitasnya di dunia. Cadangan minyak bumi lepas pantai di beberapa daerah Madura juga dikabarkan cukup berlimpah. Pelajar-pelajar dari Pulau Garam ini juga bergantian menghiasi media massa dengan prestasi mereka menjuarai lomba tingkat nasional. Dan bukan hanya itu, Madura juga punya potensi pariwisata yang cukup menjanjikan andai dikelola dengan baik. Puluhan pantai indah membentang dari sisi barat hingga timur pulau. Kerajinan Batik Tulis Madura dengan corak dan warnanya yang berani mulai dikenal dunia. Wisata kuliner pun tak kalah hebatnya. Lalu masih ada Karapan Sapi, wisata budaya yang bisa menjadi andalan menarik minat para pelancong.


Berwisata Ke Mercusuar Peninggalan Belanda Di Bangkalan

Indonesia itu sesungguhnya kaya akan peninggalan bangunan bersejarah. Salah satunya adalah sebuah mercusuar peninggalan Belanda di Bangkalan, Pulau Madura. Mercusuar ini dibangun pada masa pemerintahan Raja Z.M. Willem III. Menurut plat yang masih tertempel di menara suar ini, pembangunan selesai dilakukan pada tahun 1879. Artinya bangunan ini sudah berdiri selama 134 tahun. Hebatnya mercusuar ini masih berfungsi dengan baik hingga kini. Ketika malam tiba, lampu-lampu di puncak menaranya dengan setia menerangi puluhan hingga ratusan kapal yang mengarungi Selat Madura.


KRI Dewaruci, Penguasa Lautan Dari Indonesia

KRI Dewa Ruci adalah satu-satunya kapal layar tiang tinggi yang dimiliki oleh TNI Angkatan Laut. Ia juga merupakan kapal layar paling besar yang dimiliki Indonesia. Nama Dewa Ruci sendiri diambil dari nama dewa penguasa lautan dalam kisah pewayangan Jawa. Kapal buatan Jerman tahun 1952 ini difungsikan sebagai kapal latih untuk para kadet/taruna TNI AL. Saat tak bertugas, kapal ini bermarkas di Mako Armada Timur Surabaya. Namun sepanjang hayatnya, KRI Dewa Ruci lebih banyak mengarungi lautan bersama para kadet.


Mengintip Markas Komando Armada Timur

Pada umumnya daerah-daerah khusus militer di Indonesia bersifat sangat tertutup. Tidak mudah untuk melihat isinya. Terkadang sudah seperti daerah angker yang dikeramatkan saja. Jangankan untuk mengintip isi markas sekelas Markas Komando Armada Timur (Mako Armatim), lewat dari depan Markas Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) saja kita harus seperti menunduk-nunduk. Saya masih ingat betul sewaktu SMA setiap kali bus yang saya tumpangi lewat di depan Markas Rindam lajunya harus sangat pelan. Ada suara bising sedikit saja bisa ditegur sama aparat.


Mendaki Semeru, Menggapai Puncak Tertinggi Pulau Jawa

Hembusan angin dingin pegunungan musim hujan merasuk hingga tulang-tulang tatkala saya tiba di Ranu Pani.  Dinginnya  cuaca di sini mampu membuat siapapun yang tak terbiasa menggigil. Memulai perjalanan menjelang malam dari Surabaya, saya dan teman-teman satu tim tiba di kaki Gunung Semeru subuh keesokan harinya. Suasana begitu hening. Tenang. Hampir tak ada suara yang terdengar. Hanya kegelapan yang ada di depan mata. Cahaya Sang Rembulan di atas sana hanya mampu menghadirkan remang-remang terhalang awan gelap.


Istimewanya Sunset Di Atas Feri Penyeberangan Selat Madura

Selama hampir tujuh tahun tinggal di Pulau Madura, saya sudah menyeberangi Selat Madura entah berapa ratus kali. Baik itu menggunakan kapal feri maupun melalui Jembatan Suramadu. Awalnya dulu pilihan penyeberangan Surabaya-Madura hanya menggunakan feri. Kala itu jalur ini sangat ramai, kadang para pengguna jasa feri harus mengantri sampai berjam-jam. Biasanya keadaan seperti ini akan semakin parah tatkala hari-hari besar tiba. Tapi itu dulu sebelum Jembatan Suramadu beroperasi. Kini penyeberangan lewat feri tidak seramai dulu lagi. Selain lebih murah, menyeberang lewat Jembatan Madura juga jauh lebih cepat.

| Copyright © 2012 - Loewyi Simple Themes All Rights Reserved | Created By loewyi