Posts Tagged with ‘Jawa Timur’


Catatan Pendakian Gunung Penanggungan 1.653 MDPL

Jumat, 15/11/2013 Pukul 21.30 WIB

“Wow!”┬áBegitulah ekspresi yang berhasil aku terjemahkan menjadi kata-kata demi melihat keindahan pemandangan di depan mata saat tiba di puncak Gunung Penanggungan. Nun jauh di bawah sana terhampar jutaan bola lampu yang mengeluarkan sinar berwarna kekuningan. Berkilauan. Kerlap-kerlip. Terlihat seperti sekelompok kunang-kunang yang sedang berpesta merayakan datangnya malam. Bermandikan cahaya. Aku segera meletakkan tas carrier┬áberkapasitas 75L yang sedari tadi menggelantung di pundakku. Lalu aku membentangkan tangan, menutup mata, meresapi segala rasa yang dapat aku rasakan. Sementara itu angin berhembus dengan kencangnya, menularkan rasa dingin yang menusuk hingga tulang. Aku tak lagi merasakan lelah atau pun pegal, semuanya sudah menguap bersama angin dan keringat yang bercucuran di sekujur tubuh.


Situs Trowulan, Bukti Kejayaan Kerajaan Majapahit

Orang Indonesia mana yang tak tahu Kerajaan Majapahit? Mungkin setiap orang di negeri ini tahu kalau Majapahit merupakan salah satu kerajaan terbesar yang pernah ada di Nusantara. Sejarah mencatat bahwa wilayah kekuasaan kerajaan yang berjaya di masa pemerintahan Hayam Wuruk ini membentang dari ujung barat hingga ujung timur kepulauan Nusantara. Bahkan beberapa sumber menyebutkan kalau sejumlah negara tetangga di Asia Tenggara juga termasuk ke dalam daerah bawahannya. Kerajaan Majapahit juga dikenal lantaran kehebatan Gadjah Mada, sang mahapatih, yang mengucapkan Sumpah Palapa untuk menyatukan Nusantara di bawah panji-panji kekuasaan Majapahit. Boleh dikatakan Majapahit adalah embrio Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun tak banyak orang yang tahu kalau sisa-sisa kejayaan Majapahit masih dapat disaksikan di Situs Trowulan, Kabupaten Mojokerto.


Menelusuri Jejak Gadjah Mada di Air Terjun Madakaripura

Majapahit di masa jayanya mempunyai seorang mahapatih yang bersumpah akan mempersatukan Nusantara di bawah panji-panji kerajaan terbesar yang pernah ada di Indonesia itu. Ia adalah Mahapatih Gadjah Mada, seorang gagah perkasa yang berhasil menaklukkan Nusantara dan menyatukannya dalam kekuasaan Majapahit. Konon di akhir hidupnya, sang mahapatih menghabiskan waktunya dengan bertapa hingga muksa di suatu gua di air terjun di kaki Gunung Tengger.


Galeri Foto Pergelaran Seni Dan Budaya Bojonegoro

Kali ini saya berkesempatan meliput acara Pergelaran Seni dan Budaya Bojonegoro yang dilangsungkan di Gedung Cak Durasim atau biasa juga dikenal sebagai Taman Budaya Surabaya. Gedung yang terletak di Jl. Genteng Kali ini memang biasa digunakan sebagai tempat pementasan seni dan budaya Surabaya dan Jawa Timur. Acara Pergelaran Seni dan Budaya Bojonegoro sendiri mementaskan campur sari, seni tari dan ketoprak. Selain itu, di sekitar gedung juga terdapat berbagai booth yang menjajakan barang kerajinan dan makanan khas Bojonegoro.


Ada Patung Buddha Tidur Di Trowulan Mojokerto

Siapa yang sangka kalau ternyata Indonesia mempunyai Patung Buddha Tidur (The Sleeping Buddha) terbesar nomor tiga di dunia? Orang-orang tentu semakin terkejut kalau tahu patung itu adanya di kawasan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Saya yang sudah tinggal di Jawa Timur selama tujuh tahun baru tahu keberadaan patung berukuran raksasa ini tahun lalu. Adalah novel ‘Akar’, salah satu buku karya Dewi Dee Lestari dari serial Supernova, yang menginspirasi saya untuk mengunjungi patung ini. Kebetulan episode ‘Akar’ memang banyak bersinggungan dengan ajaran Buddha.


Tradisi Pasar Bandeng Masyarakat Gresik

Ada satu tradisi yang sudah berumur ratusan tahun dan masih lestari hingga kini di daerah Gresik, yaitu Pasar Bandeng. Tradisi ini diadakan di akhir bulan Ramadhan, biasanya berlangsung selama dua hari sebelum Hari Raya Idul Fitri setiap tahunnya. Konon kebiasaan mengadakan pasar ini merupakan warisan dari Sunan Giri. Kala itu, sang wali menggiatkan penjualan bandeng untuk mengangkat perekonomian masyarakat Gresik. Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Surabaya ini memang memiliki letak yang dekat dengan Pantai Utara Pulau Jawa sehingga menjadi salah satu pusat tambak udang dan bandeng di Jawa Timur.


Ketinggalan Sunrise Di Gunung Bromo

Bromo sepertinya sudah menjadi salah satu primadona pariwisata di Jawa Timur. Keindahan pemandangan alam di kawasan gunung api yang masih aktif ini memang tak perlu diragukan lagi. Pemandangan matahari terbit (sunrise), Lautan Pasir, Bukit Teletubbies, Pasir Berbisik, hingga pemandangan Kawah Gunung Bromo menjadi menu utama di kawasan wisata ini. Selain itu masih ada upacara Yadnya Kasada yang juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Jadi tak salah bila Gunung Bromo sangat ramai dikunjungi para pelancong, apalagi saat hari libur atau akhir pekan tiba.


Menjenguk Segara Anakan Di Pulau Sempu

Saya sengaja memilih menggunakan kata ‘menjenguk’ untuk judul tulisan ini karena Pulau Sempu memang sedang sakit. Ah yang benar dong, masa pulau bisa sakit? Ya, Pulau Sempu sakit karena ulah kita semua yang beramai-ramai menaklukkannya demi memproklamasikan pada dunia bahwa kita sudah pernah dari sana. Pada awalnya, Pulau Sempu itu mempunyai status Cagar Alam yang berarti tidak diizinkan memasukinya kecuali untuk keperluan penelitian. Entah sejak kapan dan entah siapa yang memulai, status itu kini sepertinya sudah berubah. Wisatawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara dengan mudahnya mendapatkan izin masuk ke pulau ini. Celakanya lagi, Pemda Malang dan BKSDA Jatim selaku pengelola Pulau Sempu seolah membiarkan keramaian yang setiap akhir pekan atau hari libur seolah berlomba-lomba menyeberang demi mencapai Segara Anakan.

| Copyright © 2012 - Loewyi Simple Themes All Rights Reserved | Created By loewyi