Posts Tagged with ‘Jawa Tengah’


Candi Mendut Bukan Saksi Bisu Kisah Roro Mendut

Pernah mendengar atau membaca kisah kasih tak sampai Roro Mendut dengan Pronocitro? Tragedi cinta itu sudah bagaikan legenda yang hidup di Pulau Jawa. Sebagian orang mungkin akan membandingkannya dengan kisah Romeo dan Juliet mahakarya William Shakespeare. Lalu apa hubungannya dengan Candi Mendut? Tentu saja tidak ada. Mungkin suatu kebetulan keduanya menggunakan nama Mendut, satunya adalah wanita cantik yang terkenal kemolekannya sedangkan satunya lagi adalah sebuah bangunan candi yang anggun. Kebetulan pula letaknya saling berdekatan, kita masih dapat menyaksikan makam Roro Mendut di Sleman yang hanya berjarak 2 jam perjalanan dari Candi Mendut yang ada di Magelang.


Indahnya Sunrise di Puncak Gunung Lawu

Saya mengagumi keindahan pemandangan matahari terbit (sunrise) di pagi hari sama seperti besarnya kekaguman saya pada keindahan pemandangan matahari terbenam (sunset) di sore hari. Mengagumi sunrise bukanlah pekerjaan mudah. Butuh sedikit pengorbanan jika ingin menyaksikan Sang Mentari bangun dari tidurnya. Setidaknya kita harus bangun lebih pagi dari biasanya, bahkan lebih awal dari Sang Mentari sendiri. Itu artinya kita harus memotong jatah tidur kita yang mungkin sudah berkurang dipakai begadang semalaman :D. Beberapa orang bahkan rela melawan rasa letih mencapai puncak gunung dan melawan dinginnya udara pagi demi menyaksikan indahnya sunrise.


Ngegembel di Gunung Lawu

Ngegembel di Gunung Lawu adalah pengalaman yang cukup menarik ketika saya dan teman-teman tim pendakian gunung penuh misteri dan mistis¬†itu telah¬†turun dan hendak melanjutkan perjalanan pulang ke Madiun sebagai tempat transit ke Surabaya (sebagian ke Bojonegoro). Awal cerita sebenarnya sudah diplot pada saat kedatangan kami di Cemoro Sewu sebagai pintu masuk ke Lawu. Ongkos angkot dari Terminal Plaosan di Magetan menuju Cemoro Sewu yang di luar dugaan itu lah yang menjadi sebab musababnya. Saat akan membayar ongkos, salah seorang teman saya bertanya ke supir angkotnya “Berapa Mas?”, “Seratus ribu Mas..” balas si supir tanpa rasa bersalah. Seperti disambar geledek di siang bolong, jawaban itu sontak membuat kami berempat terkejut dan saling bepandangan. Kami tak percaya akan semahal itu.


Samudera Di Atas Awan, Gunung Lawu

Samudera di atas awan adalah salah satu fenomena yang membuat setiap pendaki gunung terkagum-kagum ketika mencapai puncak. Hampir setiap gunung menyajikan pemandangan seperti ini ketika cuaca cukup cerah. Setiap gunung punya keunikan pemandangan samudera di atas awan tersendiri. Gunung Lawu pun tak ketinggalan memberikan pemandangan yang sayang untuk dilewatkan. Saya dan tim merasa beruntung sekali karena dapat menyaksikan pemandangan ini walaupun pendakian dilakukan saat musim hujan.


Lezatnya Sate Kelinci dan Sate Landak di Kaki Lawu

Menikmati lezatnya Sate Kelinci dan Sate Landak setelah tiga hari melakukan pendakian di Gunung Lawu tidak saja menjadi wisata kuliner yang lezat tapi juga akan mengembalikan stamina yang terkuras medan yang ekstrim. Makan memang merupakan salah satu kegiatan yang menjadi prioritas utama di akhir pendakian. Kebetulan sekali di kaki Gunung Lawu tepatnya di pintu masuk Cemoro Kandang terdapat banyak rumah makan yang menyediakan menu Sate Kelinci dan Sate Landak.


Mendaki Gunung Lawu Yang Penuh Aroma Mistis

Mistis, satu kata yang paling sering dikaitkan dengan Gunung Lawu. Gunung yang terletak di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah ini konon memang merupakan pusat kegiatan spritual di Pulau Jawa. Boleh percaya, boleh tidak. Untuk sedikit pembuktian coba saja melakukan pencarian dengan kata kunci Gunung Lawu di Google. Saya sendiri menemukan banyak cerita mistis yang dialami para pendaki ketika melakukan ekspedisi di gunung ini. Namun bukan pendaki gunung namanya kalau menghindari pendakian gunung hanya gara-gara mitos seputar mistis.

| Copyright © 2012 - Loewyi Simple Themes All Rights Reserved | Created By loewyi